Istilah information chaos saya dengar pertama kali dari Amalia Maulana, seorang Ph.D bidang marketing yang mengepalai program MM-Strategic Marketing di Binus Business School, Jakarta. Amalia memberikan ilustrasi begini: kalau kamu mencari informasi misalnya tentang Pocari Sweat di Google, maka yang kamu dapat bukan hanya hal-hal mengenai minuman itu sendiri. Melainkan, kamu kehendaki atau tidak, ada kemungkinan kamu juga akan mendapatkan informasi lain, misalnya komplain tentang minuman itu serta rekaman diskusi yang membahas, apakah Pocari mengandung pengawet yang membahayakan kesehatan! Dan, kamu jadi bingung. Kamu jadi lebih percaya misalnya, pada situs lain, atau blog, yang mengungkapkan hal-hal yang berkebalikan dengan apa yang ada di situs resmi perusahaan. Dan, kita tidak bisa lari dari informasi-informasi seperti itu. Pada akhirnya bukan hanya kita, konsumen yang bingung melainkan juga orang-orang yang bergerak di bidang marketing, bagaimana berjualan dalam situasi yang telah berubah ini? Munculnya media-media baru yang sebelumnya tak pernah dibayangkan oleh siapa pun, telah mengubah perilaku orang sebagai konsumen. Era informasi telah bergeser menjadi era rekomendasi. Pilihan kita terhadap produk atau merk tertentu tidak lagi sepenuhnya dipengaruhi oleh iklan yang gencar, melainkan juga oleh review yang ditulis orang (yang tidak kita kenal) di blog. Interaksi orang terhadap produk atau brand, berikut pola perilaku belanjanya telah berubah untuk selamanya. Diperlukan tentara-tentara baru marketing untuk menghadapi itu. Public Relation Manager tak mencukupi lagi, maka lahirlah Marketing Communication Manager. Market Research Manager kewalahan, maka muncullah jabatan baru, Consumer Insight Manager. Tak ada lagi yang berani bermain-main dengan konsumen. Ungkapan "pembeli adalah raja" benar-benar menemukan perwujudannya di era consumer generated (multi)media saat ini, di mana setiap orang punya kuasa atas produksi dan distribusi informasi. Kalau kamu punya restauran dan pelayananmu buruk, besok pagi sudah ada orang yang menuliskannya di blog, yang langsung bisa dibaca oleh siapa saja, dan pembaca yang pernah punya pengalaman sama atau lebih buruk, akan menambahkannya dalam kolom komentar (dan, Google akan merekamnya). Amalia mengatakan, saat ini telah lahir jabatan-jabatan manajer baru di bidang marketing untuk menangani konsumen di era information chaos. Ada yang namanya Marketing Intelligence Manager, Customer Relationship Manager hingga Customer Retention&Loyalty Manager. Ada juga Interactive Marketing Manager dan Marketing Channel Manager. Serta masih ada lagi E-commerce Manager dan Strategic Media Planning Manager. Dan, itu artinya banyak lowongan baru dari berbagai perusahaan yang telah menyadari bahwa kini mereka tengah dihadapkan dengan wajah konsumen yang berubah. Siapa berminat?
 | harusnya...cuman sekarang khan banyak perusahaan menganut paham one man multi function,...kalau bisa dipersulit ngapain dipermudah, begituuuu...muuu, kalu di negara laen sih...udah kerjaannya cuman ngemainin brand...tapi ide dan keringat kita dihargai betul....cuman better or worse ...tergantung pelaku bisnis diindonesia mau membuka diri terhdap perubahan market atau tidak...:) |
 | ya mestinya sih mereka mau dong membuka diri klo kondisinya dah kyk gini? apa mau tetap bebal? ya...mreka akan tiba pd satu titik dimana mreka gak bisa lagi lari apalagi sembunyi huehehehe...hidup konsumen! |
 | sayang... baru berapa gelintir mu yang sadar kekuatan blog? :) |
 | ya dgn adanya bu amalia yg rajin nulis di swa itu mgk byk jg yg mulai sadar. |
 | ya bener, SEO (search engine optimization) lg naik daun sekarang, dan perusahaan byk yg mengakali. tapi mgk google lbh pinter lah. kita liat aja hehehe |
 | gue baca sih, google bahkan suka bikin acara 'tantangan' buat para jago2 IT dunia untuk mengalahkan rumus search engine mereka... |
 | Ah tetep wae pilih " tempik silir manager " opo " Hek Rock Cafe Branch Manager "
Percoyo sing bar munggah pangkat, gajine mundak, neng peli ne ora mundak :P
|
 | balibuuuuuuuuuuuuul, jan kowe saru tenan! |
 | ochie, klo minat silakan kirim CV hehehe |
| |